Seekor lalat bersama keluarganya memutuskan untuk pindah ke dalam telingan seekor gajah.
"tuan gajah, kami sekelurga bermaksud pindah ke telinganmu. Tolong dipertimbangkan apakah kami bisa pindah atau tidak? kami harap minggu depan sudah dapat kami terima kabarnya" tutur lalat.
sebulan kemudian ibu lalat berpendapat telinga gajah bukan tempat yang sehat untuk hidup, maka pindahlah kelurga lalat kekaki kerbau, dan bagi gajah itu tak berpengaruh mau tinggal atau pergi ditelinganya,tak berpengaruh buat hidupnya.

Perpindahan berlangsung dari tahun ke tahun tetapi tampaknya tidak mengubris proses perpindahan tersebut. Hari berganti hari minggu berganti minggu,  bulan dan tahun terus berputar, alam seakan seperti gajah dalam ilustrasi di atas seakan-akan tidak tahu dan tidak tahu mau tahu.

Leave a Reply